Jumat, 24 Mei 2013

Congratulation for my students SMK N 1 Salam You was pass 100%.



Congratulation for my students SMK N 1 Salam
You was pass Ujian Nasional ( National examination)
SMK N  1 Salam was pass 100%.
And Special congratulatulatin for my students that they have get perfect value (10,00) for the math lesson.
They are :
1. SUWARIYAH  get  math Value 10,00
2. BONDAN ARBA NURCAHYO math Value 10,00
3. RAHMA FATIANISA math Value 10,00
4. FITRIANA EKA WULANDARI math Value 10,00
AND
5. ARIF NURCAHYO Bahasa Indonesia Value 10,00

NUNGGU PENGUMUMAN KELULUSAN PESERTA UN TAHUN 2012/2013

Kepada para peserta UN SMK Negeri 1 Salam   Tahun 2012/2013 dimohon bersabar
karena nilai baru diserahkan pada hari ini ja 08.00 di DINAS PENDIDIKAN Kabupaten dan masih akan dirapatkan di sekolah maka para siswa dimoho bersabar insya Allah penguman akan ditampilkan pada blog ini dan di website sekolah pada jam 14.00 WIB.


Info terakhir SMK Negeri 1 Salam dari dinas yang kami  terima lewat SMS bahwa pengumuman kelulusan diumumkan paling cepat jam 15.00 wib


Info terakhir SMK Negeri 1 Salam dari dinas yang kami terima lewat SMS bahwa pengumuman kelulusan diumumkan paling cepat jam 15.00 wib

 Info terakhir SMK Negeri 1 Salam dari dinas yang kami  terima lewat SMS bahwa pengumuman kelulusan diumumkan paling cepat jam 15.00 wib

Info terakhir SMK Negeri 1 Salam dari dinas yang kami terima lewat SMS bahwa pengumuman kelulusan diumumkan paling cepat jam 15.00 wib

Kamis, 23 Mei 2013

VERIFIKASI ULANG NUPTK

Dari : http://padamu.kemdikbud.go.id/#!/unduh
Salam Kebangkitan Nasional.

Bertepatan di Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2013, situs Layanan PADAMU NEGERI BPSDMPK-PMP resmi dirilis dengan semangat membangkitkan Pelayanan Publik Prima, bukan sekedar Pelayanan Birokrasi, kepada Dunia Pendidikan Indonesia.

Kami himbau kepada semua pemilik NUPTK untuk mencari data masing-masing di situs ini dan mempersiapkan diri dalam proses VerVal Ulang NUPTK mulai 3 Juni 2013 sesuai jenis Formulir VerVal Ulang ke Admin Dinas Kab/Kota atau Admin Sekolah Induk masing-masing.

Bagi Admin Dinas dan Sekolah-Sekolah dapat mulai mengaktifkan akun login masing-masing. Surat Login PADAMU NEGERI Admin Dinas dapat diambil di LPMP setempat. Dan Surat Aktifasi Akun Login PADAMU NEGERI setiap sekolah dapat diambil dari Admin Dinas masing-masing.

Mohon bantuan dan pengertian bagi seluruh pihak untuk saling mendukung dan bersinergi membantu proses distribusi dan aktifasi akun login masing-masing.

Hormat Kami
Tim Admin Pusat
PADAMU NEGERI INDONESIA-ku
BPSDMPK-PMP KEMDIKBUD 2013

PENGUMUMAN KELULUSAN HASIL UJIAN NASIONAL TAHUN 2013 SMK N 1 SALAM

Berita terbaru dari disdikpora bahwa pengumaman kelulusan akan diumumkan paling cepat jam 15.00 hari jum'at tanggal 24 Mei 2013 dapat dilihat di web smkn1salam atau di blog ini    skanisamath.blogspot.com

5 Sayuran Yang Tidak Baik Untuk Kesehatan

Sayuran tidak sehatSayur merupakan makanan yang menyehatkan sehinga kita disarankan untuk banyak makan sayur agar tetap sehat, namun kamu juga harus tahu sebnarnya juga ada beberapa sayuran yang juga tidak sehat untuk dikonsumi.
Nah berikut ini ada beberapa sayuran yang tidak baik untuk kesehatan mau tahu sayur apa aja itu simak berikut ini.
1. Keripik sayur
Mengapa keripik kentang goreng tidak dimasukkan dalam daftar menu sehat? Karena menurut penelitian, keripik kentang goreng sudah kehilangan jumlah nutrisi dan justru membawa kandungan kalori karena diolah dengan cara digoreng. Demikian juga dengan keripik sayuran lain, entah itu keripik jagung, keripik bayam, keripik wortel, semua yang diolah dengan cara digoreng telah kehilangan nutrisi pentingnya.
2. Salad sayuran dengan saus creamy
Salad sayuran itu sehat, tetapi bila disandingkan dengan saus cream cheese atau mayonaise, nilai sehatnya jadi berkurang. Pasalnya, jumlah kalori dalam cream cheese atau mayonaise cukup tinggi sehingga membuat nutrisinya jadi tidak seimbang saat dikonsumsi tubuh.
3. Jagung
Perlu diketahui bahwa jagung bukanlah jenis sayuran. Jagung adalah jenis gandum-ganduman yang tinggi akan kandungan karbohidrat. Nyaris sebanding dengan nasi, sebenarnya jagung tidak disarankan dikonsumsi bebarengan dengan nasi. Karena yang diambil adalah karbohidratnya, maka sebaiknya jagung digunakan sebagai bahan makanan pokok, bukan sebagai lauk atau sayuran teman makan.
4. Sayuran dalam kaleng
Sayuran dalam kaleng dianggap memudahkan karena bisa dinikmati secara instant dan usianya lebih lama. Padahal, sayuran jenis ini punya banyak bahan berbahaya yang mengancam dari sisi kesehatan lainnya. Misalnya saja jumlah sodium di dalamnya, nah,kamu tak pernah berpikir bagaimana efeknya bagi kesehatan kamu kan? Belum lagi jika ia menggunakan pemanis buatan, dan pengawet, wah tentunya ia tak jadi menyehatkan tetapi malah justru merugikan deh.
5. Dumpling
Sayuran disajikan dengan teknik dumpling memang menggiurkan dan tidak membosankan. Tetapi, mereka yang disajikan dengan teknik dumpling ini tak lagi murni sebagai sayuran. Ada beberapa bahan tepung yang telah ditambahkan di mana kamu mengonsumsi karbohidrat lebih banyak dari yang kamu pikirkan.
Nah itulah beberapa sayuran yang tidak baik untuk kesehatan.

Orang Yang Optimistis Ternyata Lebih Panjang Umur

optimis panjang umur
Tahukah kamu jika orang yang Optimistis  jauh lebih panjang umur dibandingkan dengan orang yang mudah menyerah.
Optimis dalam tujuan hidup ternyata jauh lebih sehat dibandingkan orang yang mudah putus asa dalam menjalankan tujuan hidup hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 7000 orang, dalam penelitian itu ditemukan bahwa 70% orang orang gyang memiliki arah hidup memiliki tingkat kecil untuk terkena stroke.
Menurut psikolog klinis Eric Kim orang yang optimistis jauh lebih sehat dan memiiliki kualitas hidup yang jauh lebih baik hal ini dapat membuat panjang umur.
“Mempertahankan tujuan dalam hidup tidak hanya meningkatkan kualitas hidup, namun dapat meningkatkan kesehatan fisik dan meningkatkan umur panjang,” kata psikolog klinis Eric Kim, yang memimpin penelitian di University of Michigan, seperti dilansir dari dailymail.
Orang orang yang terlibat dalam penelitian ini adalah pria dan wanita yang sudah berusia 50 tahun keatas yang sudah di pilih selama 4-5 tahun mereka juga di suruh mengisi beberapa tes psikologis.
Hasilnya, mereka yang memiliki arah hidup, makin rendah risiko terkena stroke dibanding mereka yang tidak memiliki arah hidup. Selain itu pikiran yang postif juga bisa menghambat perkembangan hormon stres yang juga bisa membuat kita terkena stroke.
Nah apa kamu salah satu orang yang selalu Optimistis ?

Rabu, 22 Mei 2013

PENGUMUMAN KELULUSAN PESRTA UN SMK N 1 SALAM TAHUN 2013



Kepada Seluruh Siswa Kelas XII Peserta UN 2013
Dengan ini diberitahukan bahwa :
1.    Rapat penegas kelulusan akan dilaksanakan Hari Jum’at Tanggal 24 Mei 2013 jam 08.00,
2.    Pengumuman Kelulusan akan dilaksanakan pada Hari Jum’at Tanggal 24 Mei 2013 pada jam 15.00,
3.    Pengumuman kelulusan bisa dilihat pada Web Sekolah dengan alamat http://www.smkn1salam.sch.id atau melalui blogs skanisamath.blogspot.com
-          Pada Hari Jum’at  Tanggal 24 Mei 2013 siswa kelas XII tidak diperkenankan berada di dalam sekolah, pengumuman bisa dilihat dengan browsing menggunakan HP atau lewat internet.
-          Mohon bantuannya kepada Bapak /Ibu Guru untuk menyebarluaskan pengumuman ini kepada siswa-siswa kelas XII

Minggu, 04 November 2012

program yang bisa digunakan untuk downloads video menggunakan program KEEVID.COM ATAU TUBIDY.ORG atau menggunakan ATUBE.COM TAPI DIKOMPUTER YANG AKAN DIGUNAKAN UNTUK MENDOWNLAD PROGRAM TERSEBUT HARUS SUDAH DI INSTALL JAVA CARI KE YUO TUBE

MENGATASI RASA MALAS

Di artikel ini saya ingin memberikan beberapa tips untuk mengatasi rasa malas. Tips ini bisa Anda praktekkan di tempat kerja ataupun lingkungan keluarga:

Ganti “Kapan Selesainya” dengan “Saya Mulai Sekarang”
Apabila Anda dihadapkan pada satu tugas besar atau proyek, Anda sebaiknya JANGAN berpikir mengenai rumitnya tugas tersebut dan membayangkan kapan bisa diselesaikan. Sebaliknya, fokuslah pada pikiran positif dengan membagi tugas besar tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan menyelesaikannya satu demi satu.
Katakan setiap kali Anda bekerja: “Saya mulai sekarang”. Cara pandang ini akan menghindarkan Anda dari perasaan terbebani, stress, dan kesulitan. Anda membuat sederhana tugas didepan Anda dengan bertindak positif. Fokus Anda hanya pada satu hal pada satu waktu, bukan banyak hal pada saat yang sama.  
Ganti “Saya Harus” dengan “Saya Ingin” Berpikir bahwa Anda harus mengerjakan sesuatu secara otomatis akan mengundang perasaan terbebani dan Anda menjadi malas mengerjakannya. Anda akan mencari seribu alasan untuk menghindari tugas tersebut. Satu tip yang bisa Anda gunakan adalah mengganti “saya harus mengerjakannya” dengan “saya ingin mengerjakannya”. Cara pikir seperti ini akan menghilangkan mental blok dengan menerima bahwa Anda tidak harus melakukan pekerjaan yang Anda tidak mau. Anda mau mengerjakan tugas karena memang Anda ingin mengerjakannya, bukan karena paksaan pihak lain. Anda selalu punya pilihan dalam kehidupan ini. Tentunya pilihan Anda sebaiknya dibuat dengan sadar dan tidak merugikan orang lain.
Intinya adalah tidak ada seorang pun di dunia ini yang memaksa Anda melakukan apa saja yang Anda tidak mau lakukan.

Anda Bukan Manusia Sempurna Berpikir bahwa Anda harus menyelesaikan pekerjaan sesempurna mungkin akan membawa Anda dalam kondisi mental tertekan. Akibatnya Anda mungkin akan malas memulainya. Anda harus bisa menerima bahwa Anda pun bisa berbuat salah dan tidak semua harus sempurna. Dalam konteks pekerjaan, Anda punya kesempatan untuk melakukan perbaikan berulang kali. Anda selalu bisa negosiasi dengan boss Anda untuk meminta waktu tambahan dengan alasan yang masuk akal. Mulai pekerjaan dari hal yang kecil dan sederhana, kemudian tingkatkan seiring dengan waktu. Berpikir bahwa pekerjaan harus diselesaikan secara sempurna akan membuat Anda memandang pekerjaan tersebut dari hal yang besar dan rumit. Saya harap tulisan ini berguna. Kemalasan merupakan sesuatu yang normal dalam hidup Anda. Karena dia normal maka dia pun bisa diatasi. Tiga tips diatas bisa menjadi awal untuk berpikir dan bertindak berbeda dari biasanya sehingga Anda tidak menyia-nyiakan kesempatan yang datang hanya karena malas mengerjakannya. Ikuti percakapan tentang tips peningkatan motivasi di Twitter: @dailydosescoach

BERITA KARAKTER

Karakter bangsa dalam antropologi (khususnya masa lampau) dipandang sebagai tata nilai budaya dan keyakinan yang mengejawantah dalam kebudayaan suatu masyarakat dan memancarkan ciri-ciri khas keluar sehingga dapat ditanggapi orang luar sebagai kepribadian masyarakat tersebut.[1] WIKIPEDIA Selasa, 14/08/2012 13:34 WIB Provided by: Membangun Karakter Bangsa M Quraish Shihab - detikRamadan Browser anda tidak mendukung iFrame Jakarta - Karakter berbeda dengan temperamen. Temperamen merupakan corak reaksi seseorang terhadap berbagai rangsangan dari luar dan dari dalam. Ia berhubungan erat dengan kondisi biopsikologi seseorang, sehingga sangat sulit diubah karena ia dipengaruhi oleh unsur hormon yang bersifat psikologis. Sedang karakter terbentuk melalui perjalanan hidup seseorang. Ia dibangun oleh pengetahuan, pengalaman, serta penilaian terhadap pengalaman itu. Kepribadian dan karakter yang baik merupakan interaksi seluruh totalitas manusia. Dalam bahasa Islam, dia dinamai 'rusyd'. Ia bukan saja nalar, tetapi gabungan dari nalar, kesadaran moral, dan kesucian jiwa. Karakter terpuji merupakan hasil internalisasi nilai-nilai agama dan moral pada diri seseorang yang ditandai oleh sikap dan perilaku positif. Karena itu, ia berkaitan sangat erat dengan kalbu. Bisa saja seseorang memiliki pengetahuan yang dalam, tetapi tidak memiliki karakter terpuji. Sebaliknya, bisa saja seseorang yang amat terbatas pengetahuannya, namun karakternya sangat terpuji. "Sesungguhnya dalam diri manusia ada suatu gumpalan, kalau ia baik, baiklah seluruh (kegiatan) jasad dan kalau buruk, buruk pula seluruh (kegiatan) jasad. Gumpalan itu adalah hati".(Hadis) Memang ilmu tidak mampu menciptakan akhlak atau iman, ia hanya mampu mengukuhkannya, dan karena itu pula mengasuh kalbu sambil mengasah nalar, memperkukuh karakter seseorang. Dalam konteks membangun moral bangsa, maka diperlukan nilai-nilai yang harus disepakati dan dihayati bersama. Disepakati karena kalau setiap orang diberi kebebasan untuk menentukan nilai itu, maka seseorang perampok misalnya, akan menilai bahwa mengambil hak orang lain adalah tujuan dan bahwa kekuatan adalah tolak ukur hubungan antar masyarakat. Ini tentu saja akan merugikan masyarakat bahwa pada akhirnya merugikan diri yang bersangkutan sendiri. Tetapi di sisi lain, jika kita tidak memberi kesempatan kepada manusia untuk memilih, maka ketika itu kita telah menjadikannya bagaikan mesin bukan lagi manusia yang memiliki kehendak, tanggung jawab, dan cita-cita. Manusia harus memiliki pilihan, tetapi pilihan tersebut bukan pilihan perorang secara individu tetapi pilihan mereka secara kolektif. Dari sini setiap masyarakat akan secara kolektif bebas memilih pandangan hidup, nilai-nilai, dan tolak ukur moralnya dan hasil pilihan itulah yang dinamai jati diri bangsa.Dengan demikian, jati diri bangsa terkait erat dengan kesadaran kolektif yang terbentuk melalui proses yang panjang. Memang rumusannya dicetuskan oleh kearifan the founding fathers bangsa, tetapi itu mereka gali dari masyarakat dan karena itu pula maka masyarakat menyepakatinya. Jati diri bangsa Indonesia yang kita sepakati adalah Pancasila. Nilai-nilai yang disepakati itu harus dihayati, karena hanya dengan penghayatan nilai dapat berfungsi dalam kehidupan ini. Hanya dengan penghayatan karakter dapat terbentuk. Sebaliknya,nilai-nilai yang dihayati seseorang atau satu bangsa dapat dikukur melalui karakternya. Perubahan yang terjadi pada karakter, bisa jadi karena perubahan nilai yang dianut atas dasar kesadaran mereka,dan bisa juga karena terperdaya atau lupa oleh satu dan lain sebab. Begitu pula, bila terdapat hal-hal dalam diri anggota masyarakat yang bertentangan dengan jati diri dan tujuan itu, maka semestinya masyarakat meluruskan hal tersebut sehingga terjadi keharmonisan antara ego setiap individu dan kepentingan masyarakat. Di sini terlihat betapa pentingnya melakukan apa yang diistilahkan dengan "Character and Nation Building". Masyarakat melakukan hal tersebut melalui pendidikan. Di sinilah terukur keberhasilan dan kegagalan pendidikan. Karena itu pula, ukuran keberhasilan lembaga pendidikan, khususnya Perguruan Tinggi, bukan saja melalui kedalaman ilmu dan ketajaman nalar para pengajarnya tetapi juga pada kecerdasan emosi dan spiritual sivitas akademikanya. Kecerdasan intelektual jika tidak dibarengi dengan kedua kecerdasan di atas, maka manusia dan kemanusiaan seluruhnya akan terjerumus dalam jurang kebinasaan. Sebaliknya, jika kecerdasan intelektual dibarengi oleh kedua kecerdasan itu, maka keduanya akan membimbing seseorang untuk menggunakan pengetahuannya menuju kebaikan, yang pada gilirannya menghasilkan aneka buah segar yang bermanfaat bagi diri masyarakat, bahkan kemanusiaan seluruhnya. Pembentukan karakter bangsa harus bermula dari individu anggota-anggota masyarakatnya, karena masyarakat adalah kumpulan individu yang hidup di satu tempat dengan nilai-nila yang merekatkan mereka. Setiap individu lahir dalam keadaan hampa budaya, lalu masyarakat yang membentuk budaya dan nilai-nilainya yang lahir dari pilihan dan kesepakatan mereka. Membentuk karakter individu bermula dari pemahaman tentang diri sebagai manusia,potensi postif dan negatifnya, serta tujuan kehadirannya di pentas bumi ini. Selanjutnya, karena masyarakat Indonesia adalah masyarakat religius, ber-Ketuhanan Yang Maha Esa, maka tentu saja pemahaman tentang hal-hal tersebut harus bersumber dari ajaran agama (Tuhan Yang Maha Esa). Untuk mewujudkan karakter yang dikehendaki diperlukan lingkungan yang kondusif, pelatihan dan pembiasaan, persepsi terhadap pengalaman hidup, dan lain-lain. Di sisi lain karakter yang baik harus terus diasah dan diasuh, karena ia adalah proses pendakian tanpa akhir. Dalam bahasa agama, penganugerahan hidayah Tuhan tidak terbatas sebagaimana tidak bertepinya samudra ilmu, "Tidak menambah hidayahnya bagi orang yang telah memperolah hidayah", dan Tuhan pun memerintahkan manusia pilihannya untuk terus memohon tambahan pengetahuan. Praktik ibadah yang ditetapkan agama bukan saja cara untuk meraih karakter yang baik, tetapi juga cara untuk memelihara karakter itu dari aneka pengaruh negatif yang bersumber dari dalam diri manusia dan lingkungan luarnya, sekaligus ia adalah cara untuk mendaki menuju puncak karakter terbaik, yang dalam ajaran Islam adalah upaya untuk meneladani sifat-ifat Tuhan yang tidak terbatas itu. Karenanya ibadah harus terus berlanjut hingga akhir hayat, dan ini berarti pembentukan karakter adalah sebuah proses tanpa henti. Kalau meruju pada ajaran agama dan keberhasilan para nabi serta penganjur kebaikan, maka ditemukan sekaian banyak cara yang mereka tempuh yang akhirnya mengantar kepada keberhasilan mereka. Para nabi dan penganjur kebaikan di samping menjelaskan dan mengingatkan tentang baik dan buruk, mereka justru lebih banyak olah jiwa dan pembiasaan, dengan aneka pengamalan yang kalau perlu pada mulanya dibuat-buat, bukan oleh dorongan kemunafikan tetapi agar menjadi kebiasaan dan watak.Mereka juga mengemukakan aneka pengalaman sejarah masyarakat dan tokoh-tokoh masa lampau. Di samping itu, mereka berusaha sekuat kemampuan untuk mengurangi sedapat mungkin pengaruh negatif lingkungan, karena melalui lingkungan watak dapat berubah menjadi positif atau negatif. Hanya saja, perlu dicatat bahwa pada umumnya pengaruh negatif lingkungan lebih mudah diserap daripada pengaruh positifnya. Dan, pendekatan yang mereka lakukan guna menciptakan watak masyarakat adalah pendekatan buttom-up, yang mereka tularkan kepada keluarga, lalu sahabat dan handai tolan dalam lingkungan kecil, hingga seluruh masyarakat. Amin. ( rmd / rmd ) Penerapan Nilai-Nilai Pendidikan Budaya Dan Karakter Bangsa Melalui Ansambel Musik Selasa, 07 Agustus 2012 13:15 administrator 0 inShare • Sebelumnya • 1 of 4 • Selanjutnya Oleh: F. Dhanang Guritno Pasal 3 UU Sisdiknas tahun 2003 menyebutkan, "Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab". Tujuan pendidikan nasional itu merupakan rumusan mengenai kualitas manusia Indonesia yang harus dikembangkan oleh setiap satuan pendidikan. Oleh karena itu, rumusan tujuan pendidikan nasional menjadi dasar dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa.(BPP Puskur, 2010) Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Intisari dari Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa dituangkan dalam 18 nilai, yakni Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri, Demokratis, Rasa ingin tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Menghargai Prestasi, Bersahabat/ Komuniktif, Cinta Damai, Gemar Membaca, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial, Tanggung-jawab. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan pada berbagai mata pelajaran dalam proses belajar mengajar. Tidak ketinggalan pula mata pelajaran Seni Musik. Pada Sekolah Umum mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) seni musik adalah bagian dari pelajaran Seni dan Budaya. Salah satu materi pelajaran yang dapat digunakan sebagai sarana implementasinya adalah Ansambel. Ansambel musik sekolah Ansambel secara umum diartikan bermain musik bersama-sama atau kesatuan, kebersamaan; satuan musik yang bermain bersama-sama dengan tidak mempedulikan jumlah sedikit maupun banyaknya pemain. Ensemble (Prancis) juga berarti kelompok musik dalam satuan kecil. Permainan bersama dalam satuan kecil alat musik (Banoe, 2003: 133). Ansambel musik sekolah adalah ansambel yang repertoarnya disesuaikan dengan usia anak-anak sekolah. Instrumen musik yang digunakan biasanya antara lain recorder sopran, pianika, alat-alat perkusi sederhana seperti triangle, tamborin, cantagnet dan lain-lain. Apabila menggunakan instrumen musik standar hanya terbatas pada instrumen yang mudah dimainkan anak-anak pada umumnya misalnya gitar dan keyboard. Dengan demikian ansambel musik sekolah adalah kelompok musik dalam format kecil, di mana repertoar maupun instrumen musik yang digunakan disesuaikan dengan usia anak sekolah. Agar dapat bermain ansambel dengan baik diperlukan penguasaan berbagai hal teknis oleh semua pemain. Hal utama yang harus dikuasai adalah teknik bermain alat musik. Disamping itu seluruh pemain juga dituntut hal-hal teknis yang lain guna mendukung terwujudnya permainan musik yang menyatu dalam kelompok. Misalnya kekompakan, balancing, kebersamaan dan lain-lain yang mendukung. Penerapan nilai-nilai PKB Faktor-faktor pendukung tercapainya permainan yang baik dalam ansambel inilah yang dapat dijadikan sebagai contoh penerapan nilai-nilai pendidikan budaya dan karakter bangsa. Religius, jujur dan toleransi, dalam permainan ansambel sangat diperlukan. Nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan dengan memainkan repertoar yang bertema religius, misal keagungan Tuhan, Kebesaran ciptaan Tuhan dan sebagainya. Bermain musik yang baik dituntut untuk memainkan nadanya secara tepat sesuai dengan harga dan nilai nada dari partiturnya sehingga hal ini melatih kejujuran. Toleransi dapat dibangun dalam kelompok ansambel yakni memainkan teks musik atau part masing-masing sesuai dengan arransemen yang ada dan harus dapat menghargai part yang dimainkan pemain yang lain demi terwujudnya keselarasan permainan bersama Disiplin dan kerja keras bisa dilatih melalui permainan ansambel, karena ketaatan memainkan nada sesuai part masing-masing sangat mendidik kedisiplinan. Kerjakeras dalam mempelajari part yang harus dimainkan, akan mendukung tercapainya permainan yang baik dalam ansambel. Kreatif, mandiri demokratis dan rasa ingin tahu. Kreatif, memberikan kesempatan berkreasi yang seluas-luasnya bagi siswa untuk berperan aktif dalam ansambel. Misalnya ikut membuat arransemen, menulis lagu dan sebagainya. Mandiri, dalam setiap latihan ansambel selalu didahului dengan latihan individu yakni melatih partnya sendiri sebelum digabung dengan instrumen yang lain. Hal ini akan melatih siswa untuk belajar mandiri. Demokratis, setiap individu mempunyai hak dan kewajiban yang sama yakni memainkan musik sesuai part nya dengan penuh tanggungjawab untuk mewujudkan permainan bersama yang kompak. Rasa ingin tahu, melalui kegiatan berlatih ansambel diharapkan siswa mempunyai pemikirin kritis selalu ingin tahu keindahan musik yang akan dimainkan secara bersama-sama. Semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Melalui latihan ansambel siswa diajak selalu berfikir mementingkan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi. Dapat dipilih repertoar yang berhubungan dengan kebangsaan. Demikian juga cinta tanah air dapat diarahkan dengan repertoar atau lagu-lagu pujaan tanah air yang akan membantu menumbuhkan rasa cinta tanah air. Menghargai prestasi, bersahabat dan cinta damai. Sebelum bermain dalam kelompok, dapat diadakan audisi untuk menentukan posisi setiap pemain, sehingga setiap anak dilatih berprestasi dan menghargai prestasi orang lain. Bersahabat, bermain ansambel senantiasa dituntut dapat bersahabat dan berkomunikasi yang baik sehingga dapat dihasilkan kekompakan bermain musik. Cinta damai, dalam berlatih dan memainkan musik bersama siswa diajak untuk latihan mencintai sesama dan selalu dalam suasana damai sehingga bermain musik menimbulkan suasana yang menyenangkan. Gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial dan tanggungjawab. Kebiasaan yang membuat pemikiran luas dengan membaca tentang tema-tema yang dimainkan dalam ansambel akan mendukung terciptanya interpretasi dan ekspresi bermain yang baik. Misal lagu kepahlawan akan dapat diekspresikan dengan baik jika kisah-kisah kepahlawanan dipelajari terlebih dulu. Peduli pada kerusakan lingkungan dapat dibangun melalui lagu-lagu atau repertoar tentang keindahan alam dan lingkungan hidup. Melalui latihan bersama dalam kelompok ansambel dapat ditekankan perlunya saling membantu dalam kelompok. Begitu besar tanggungjawab yang harus dijalani oleh setiap pemain membuat terbiasa bertanggungjawab pula dalam kehidupan nyata. Kesimpulan Nilai-nilai pendidikan budaya dan karakter bangsa sangat perlu diterapkan dalam proses pembelajaran pendidikan. 18 nilai diatas mungkin masih dapat dikembangkan menjadi banyak hal lagi. Namun berbagai upaya diatas tidak akan dapat berjalan dengan baik jika guru sebagai penanggungjawab proses pembelajaran tidak berkeinginan melaksanakannya dengan baik. Disinilah guru dituntut untuk berperan aktif melakukan inovasi kegiatan pembelajaran demi terwujudnya kualitas pendidikan yang tidak hanya sekedar tranfer ilmu pengetahuan tetapi sekaligus menyisipkan (insert) nilai-nilai luhur budi pekerti. Daftar Pustaka: Banoe, Pono. Kamus Musik. Yogyakarta: Kanisius, 2003. Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum, Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa (Pedoman Sekolah), Jakarta, 2010 Djelantik, A.A.M. Estetika: Sebuah Pengantar, Bandung: MSPI dan Arti, 2004.ansambel-1 Menko Kesra: tawuran pelajar sudah parah Sabtu, 13 Oktober 2012 18:15 WIB | 1718 Views Jakarta (ANTARA News) - Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan kondisi tawuran antarpelajar ataupun antarmahasiswa yang terjadi dalam beberapa waktu belakangan ini sudah sangat parah dan bisa diibaratkan sebagai "lampu merah", karena telah menelan korban jiwa. "Ibaratnya sudah lampu merah sehingga harus segera dihentikan dan dicari jalan keluarnya secara bersama-sama," kata Agung Laksono di Jakarta, Sabtu, usai kembali dari Kunjungan Kerja ke Sukabumi, Jawa Bara,t dalam rangka pemberian bantuan ke pesantren-pesantren. Menurut Agung, pimpinan di universitas ataupun di sekolah harus bertanggungjawab dalam menanggulangi masalah tawuran antarmahasiswa ataupun antarpelajar. "Pimpinan universitas atau sekolah harus bertanggung jawab dalam menanggulangi masalah tersebut," kata dia. Dia juga mengharapkan, pihak kepolisian untuk bertindak tegas agar tidak terulang lagi kondisi yang sama di masa mendatang. Agung mengaku sangat prihatin dengan banyaknya tawuran yang terjadi beberapa waktu belakangan ini, menurut dia hal tersebut terjadi karena tidak ada tindakan tegas dan efek jera. Selain itu, kata Agung, hal tersebut terjadi karena menurunnya karakter bangsa di diri generasi muda sehingga di masa mendatang perlu diperkuat kembali. (W004) Editor: Ella Syafputri Jumat, 03 Agustus 2012 - 14:26 WIB Pendidikan Karakter Untuk Membangun Manusia Indonesia Yang Unggul Oleh : Thanon Aria Dewangga, Asdep Bidang Pelaksanaan dan Pelaporan Persidangan - Dibaca: 8304 kali Ada sebagian kecil kalangan berpandangan bahwa Pemerintah kurang serius dalam membenahi sektor pendidikan. Sesuatu yang debatable karena dari berbagai sudut pandang dan dimensi, pemerintah sangat berkomitmen untuk meningkatkan taraf pendidikan. Mulai dari 20% anggaran khusus untuk pendidikan, pembangunan bangunan sekolah-sekolah yang rusak, peningkatan taraf hidup dan kualitas guru dan lain-lain. Pendidikan adalah elemen penting dalam pembangunan bangsa karena melalui pendidikan, dasar pembangunan karakter manusia dimulai. Yang masih hangat dalam pikiran penulis, yang terlahir di era 70-an, di sekolah dasar kita dibekali pendidikan karakter bangsa seperti PMP dan PSPB sampai akhirnya diberikan bekal lanjutan model Penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila). Pendidikan karakter merupakan salah satu hal penting untuk membangun dan mempertahankan jati diri bangsa. Sayang, pendidikan karakter di Indonesia perlu diberi perhatian lebih khusus karena selama ini baru menyentuh pada tingkatan pengenalan norma atau nilai-nilai. Pendidikan karakter yang dilakukan belum sampai pada tingkatan interalisasi dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan di Indonesia saat ini cenderung lebih mengedepankan penguasaan aspek keilmuan dan kecerdasan, namun mengabaikan pendidikan karakter. Pengetahuan tentang kaidah moral yang didapatkan dalam pendidikan moral atau etika di sekolah-sekolah saat ini semakin ditinggalkan. Sebagian orang mulai tidak memperhatikan lagi bahwa pendidikan tersebut berdampak pada perilaku seseorang. Padahal pendidikan diharapkan mampu menghadirkan generasi yang berkarakter kuat, karena manusia sesungguhnya dapat dididik , dan harus sejak dini. Meski manusia memiliki karakter bawaan, tidak berarti karakter itu tak dapat diubah. Perubahan karakter mengandaikan suatu perjuangan yang berat, suatu latihan yang terus-menerus untuk menghidupi nilai-nilai yang baik dan tidak terlepas dari faktor lingkungan sekitar. Era keterbukaan informasi akibat globalisasi mempunyai faktor-faktor negatif antara lain mulai lunturnya nilai-nilai kebangsaan yang dianggap sempit seperti patriotisme dan nasionalisme yangdianggap tidak cocok dengan nilai-nilai globalisasi dan universalisasi. Kekhawatiran terhadap pembangunan karakter bangsa yang dimulai dari pendidikan usia dini menjadi perhatian khusus dari Presiden SBY. Dalam beberapa kesempatan Sidang Kabinet, Presiden dan Wakil Presiden mendiskusikan hal-hal yang menjadi perhatian masyarakat dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara, antara lain masih adanya isu dan tantangan sosial yang seharusnya dapat dipecahkan atas hasil kontribusi sektor pendidikan. Sebagai contoh, meskipun bangsa ini telah memiliki falsafah Pancasila dan ajaran agama, tetapi masih banyak terjadi aksi kekerasan antar komunal atau antar umat beragama. Presiden dalam kunjungannya ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Terbatas tanggal 31 Agustus 2012 yang membahas Program Strategis Pemerintah di bidang Pendidikan berharap perlu ada kontribusi yang dapat disumbangkan oleh sektor pendidikan untuk memperkuat toleransi, baik nilai sikap mental dan perilaku bagi bangsa yang majemuk untuk lebih baik lagi. Sikap toleransi harus dibangun, diajarkan, dan diperkuat kepada anak didik hingga tingkat wajib belajar 9 atau 12 tahun, sehingga diharapkan dapat membuahkan sesuatu yang baik. Wajib belajar 9 tahun dapat dikatakan sebagai formative years, yaitu waktu untuk membentuk karakter, nilai, sikap, dan perilaku bagi perjalan kehidupan manusia. Jika pemerintah dapat mengajarkan sikap toleransi dengan metodologi yang tepat, maka hal ini akan melekat lama. Tidak hanya dalam kesempatan di Sidang Kabinet, dalam beberapa acara antara lain National Summit dan Peringatan Hari Ibu, Presiden SBY menekankan pentingnya nation character building . Kutipan pernyataan Presiden SBY adalah sebagai berikut: “Dalam era globalisasi, demokrasi, dan modernisasi dewasa ini, watak bangsa yang unggul dan mulia adalah menjadi kewajiban kita semua untuk membangun dan mengembangkannya. Character building penting, sama dengan national development yang harus terus menerus dilakukan. Marilah kita berjiwa terang, berpikir positif, dan bersikap optimistis. Dengan sikap seperti itu, seberat apapun persoalan yang dihadapi bangsa kita, insya Allah akan selalu ada jalan, dan kita akan bisa terus meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia”. Poin dari pernyataan di atas adalah pendidikan karakter mempunyai fungsi strategis bagi kemajuan bangsa, harus ada komitmen untuk menjalankan pendidikan karakter sebagai bagian dari jati diri bangsa. Komitmen yang harus kita jalankan semua, mengacu kepada 5 nilai karakter bangsa untuk menjadi manusia unggul yang disampaikan oleh Presiden SBY yaitu : 1. Manusia Indonesia yang bermoral, berakhlak dan berperilaku baik; 2. Mencapai masyarakat yang cerdas dan rasional; 3. Manusia Indonesia ke depan menjadi manusia yang inovatif dan terus mengejar kemajuan; 4. Memperkuat semangat “Harus Bisa”, yang terus mencari solusi dalam setiap kesulitan; 5. Manusia Indonesia haruslah menjadi patriot sejati yang mencintai bangsa,Negara dan tanah airnya. Menko Kesra: pendidikan karakter bangsa suatu keharusan Minggu, 14 Oktober 2012 02:52 WIB | 3004 Views Jakarta (ANTARA News) - Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan bahwa pendidikan karakter bangsa bagi para generasi muda merupakan suatu keharusan agar terhindar dari pengaruh buruk, khususnya radikalisme. "Akhir-akhir ini banyak aksi kekerasan yang dilakukan oleh generasi muda, itu menunjukkan kemerosotan nilai-nilai karakter bangsa," kata Agung Laksono di Jakarta, Sabtu, usai kembali dari kunjungan kerja ke Sukabumi, Jawa Barat,. Agung mengatakan hal tersebut terkait banyaknya aksi tawuran antarpelajar maupun mahasiswa yang terjadi beberapa waktu belakangan, bahkan hingga menelan korban jiwa. Agung mengaku prihatin, karena radikalisme terjadi di kalangan generasi muda yang merupakan harapan bangsa. Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar mengimbau agar pendidikan karakter bangsa kepada generasi muda jangan hanya sekedar teori. "Kurikulum pendidikan yang berbicara tentang karakter jangan cuma besifat teori, melainkan harus berupa praktik-praktik nyata," katanya. Dia menjelaskan, praktik secara nyata perlu dilakukan antarsesama pelajar. Selain itu, kata Linda, para pelajar juga perlu diarahkan secara intensif di bidang olahraga. "Olahraga baik untuk generasi muda, agar para pelajar kita energinya dapat tersalurkan secara positif dan terhindar dari tawuran," katany Membongkar Karakter Bangsa dengan Pendidikan OPINI | 14 September 2012 | 02:05 Dibaca: 990 Komentar: 8 2 bermanfaat http://edukasi.kompasiana.com/2012/09/14/membongkar-karakter-bangsa-dengan-pendidikan/ Di zaman globalisasi ini, Indonesia seperti gudang tua lengang yang menyimpan segudang harta melimpah. Sudah 67 tahun bangsa kita merdeka, namun tidak ada perubahan yang lebih baik. sebaliknya, semakin tua Negara kita justru semakin terpuruk. Kesejahteraan yang termaklumatkan dalam Pancasila sebagai ideologi bangsa masih jauh panggang dari bara. Yang ada adalah kondisi riil masyarakat yang semakin terpuruk oleh derasnya arus globalisasi. Kapitalisme melahirkan kaum feodal dan westernisasi. Adanya slogan kaum bourjuis dan proletar yang melahirkan jarak pada tatanan masyarakat. Dan jika dibiarkan secara kontiniu, maka akan berdampak pada degradasi kebudayaan bangsa, yaitu: menurunnya rasa saling menghargai perbedaan, rapuhnya kesatuan dan persatuan, dan pudarnya rasa cinta tanah air. Dampak negatif terhadap kebudayaan ini akan mempengaruhi karakter bangsa. Setidaknya fenomena ini ditunjukkan dari beberapa gejala yang ada di masayrakat. Semakin tingginya individualisme dan apatisme merupakan salah satu indikator bahwa karakter bangsa sudah mulai bergeser. Kepedulian antar sesama semakin rendah. Dan pada puncaknya kesatuan bangsa pun semakin distorsif. Sampai pada saatnya, kemerdekaan bangsa Indonesia pun mulai dipertanyakan. Karena sejatinya bangsa yang merdeka adalah bangsa yang berdiri di kaki sendiri. Namun saat ini bangsa kita sedang pincang. Rasa persatuan dan kesatuan yang semakin menurun merupakan salah satu penyebabnya. Pada dasarnya globalisasi tidak bisa dihindari. Seiring perkembangan zaman, seleksi alam semakin tinggi. Persaingan pada tataran global telah mencapai grafik yang semakin meningkat signifikan. Dan jika Indonesia tidak siap, maka kita akan menjadi Negara pecundang. Kesalahan mendasar dari ketidakmampuan ktia bersaing terletak pada karakter bangsa yang masih ‘primitif’. Kemampuan untuk mengembangkan potensi masih rendah. Potensi Negara yang tinggi tidak bisa diimbangi dengan karakter bangsa yang baik. sehingga Negara kita tidak lebih baik dari istana tua yang telah berlumut. Karakter negatif yang timbul di masyarakat dewasa ini adalah: Moralitas yang rendah jika menonton televisi atau membaca berita harian, kita akan selalu dijajalin dengan peristiwa-peristiwa yang bersifat in-moral, mulai dari tindak kriminal, pelanggaran kasus Ham, tindak pidana korupsi, dan sebagainya yang pada dasarnya telah berlangsung cukup lama dan menjadi permasalahan klise. Dan sampai hari ini permasalahan tersebut semakin menggurita. Faktor yang menyebabakan terjadinya penurunan moralitas sebagai karakter bangsa disebabakan antara lain, kesejahteraan masyarakat yang tidak kunjung membaik dan adanya pola pikir yang masih konvensional. Jiwa kepemimpinan nasionalis minim Pasca orde lama, Negara kita telah kehilangan sosok pemimpin nasionalis. Pemimpin nasionalis seyogianya mementing kebutuhan Negara ketimbang kebutuhan pribadi. Dan karakter ini semakin lama mulai menghilang. Ditambah lagi dalam proses regenerasi, tidak dilakukan secara optimal, sehingga bangsa kita tidak memiliki karakter jiwa kepemimpinan nasionalis. Dan ini merupakan salah satu penyebab Negara ini semakin terpuruk. Tidak adanya pengembangan Historikal Negara yang adaptif Apresiasi terhadap sejarah bangsa tidak dibarengi dengan pengembangan potensi Negara. Penghargaan terhadap sejarah hanya sampai tataran simbolis dan formalitas. Seperti contoh, masyarakat diwajibkan mengikuti upacara bendera ketika HUT RI, atau memasang bingkai Pancasila di gedung-gedung pemerintahan. Padahal, hal seperti ini kurang substansial. Apresiasi terhdap sejarah perlu dilakukan dengan pengembagan potensi, seperti meningkatkan eksistensi kebudayaan dimata global tanpa menghilangkan nilai kebudayaan bangsa, menolak segala bentuk westernisasi yang merusak kebudayaan bangsa, mewujudkan dan meneruskan cita-cita para pahlawan yang dimanfestasikan dalam bentuk ideologi dan lainnya. Pendidikan sebagai resolusi Dengan kebijakan perekonomian ditambah sistem demokrasi yang ‘kebablasan’ mau tidak mau bangsa kita telah masuk ke dalam permainan lingkar global. Situasi seperti ini mau tidak mau mempengaruhi karakter bangsa kita. Jika kita tidal filterik, maka gejalan globalisasi bisa menimbulkan penjajahan karakter bangsa. Oleh karena itu bangsa kita perlu mempesiapkan diri dengan karakter bangsa yang relevan. Untuk menciptakan karakter bangsa yang relevan, pendidikan sebagai wadah reproduksi kompetensi bangsa adalah salah satu resolusi yang dianggap paling strategis. Pengoptimalan pendidikan berdasarkan garis perjuangan dan ideologi bangsa akan menghasilkan masyarakat yang berkarakter pemenang. Pendidikan dalam hal ini bukanlah pendidikan dalam arti sempit (pendidikan formal). Pendidikan yang dimaksud disini adalah suatu proses berubah lebih baik untuk menciptakan kedewasaan. Sehingga dengan pendidikan akan menciptakan karakter bangsa yang lebih baik dan lebih dewasa. (Puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional 2011, Jumat 20Mei 2011) Pendidikan bukan hanya membangun kecerdasan dan transfer of knowledge, tetapi juga harus mampu membangun karakter atau character building dan perilaku. Dengan hakekat pendidikan dan dibangun metodologi yang tepat, maka diharapkan dapat dibangun intellectual curiosity dan membangun common sense. Tidak bisa ditunda lagi, generasi penerus bangsa harus serius untuk dibekali pendidikan karakter agar dapat memenuhi 5 nilai manusia unggul di atas.

Rabu, 17 Oktober 2012

MENGATASI RASA MALAS

Menurut penelitian, kebiasaan malas merupakan penyakit mental yang timbul karena kita takut menghadapi konsekuensi masa depan. Dalam artikel ini akan kami sampaikan beberapa tips mengatasi rasa malas yang dinasehatkan oleh Al Falaq Arsendatama yang kami sadur dari web Pengembangan Diri. Tips ini bisa Anda praktekkan di tempat kerja ataupun lingkungan keluarga:  

Ganti “Kapan Selesainya” dengan “Saya Mulai Sekarang Apabila Anda dihadapkan pada satu tugas besar atau proyek, Anda sebaiknya JANGAN berpikir mengenai rumitnya tugas tersebut dan membayangkan kapan bisa diselesaikan. Sebaliknya, fokuslah pada pikiran positif dengan membagi tugas besar tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan menyelesaikannya satu demi satu.  

Katakan setiap kali Anda bekerja: “Saya mulai sekarang. Cara pandang ini akan menghindarkan Anda dari perasaan terbebani, stress, dan kesulitan. Anda membuat sederhana tugas didepan Anda dengan bertindak positif. Fokus Anda hanya pada satu hal pada satu waktu, bukan banyak hal pada saat yang sama.  
Ganti “Saya Harus” dengan “Saya Ingin Berpikir bahwa Anda harus mengerjakan sesuatu secara otomatis akan mengundang perasaan terbebani dan Anda menjadi malas mengerjakannya. Anda akan mencari seribu alasan untuk menghindari tugas tersebut. Satu tip yang bisa Anda gunakan adalah mengganti “saya harus mengerjakannya” dengan “saya ingin mengerjakannya”. Cara pikir seperti ini akan menghilangkan mental blok dengan menerima bahwa Anda tidak harus melakukan pekerjaan yang Anda tidak mau. Anda mau mengerjakan tugas karena memang Anda ingin mengerjakannya, bukan karena paksaan pihak lain. Anda selalu punya pilihan dalam kehidupan ini. Tentunya pilihan Anda sebaiknya dibuat dengan sadar dan tidak merugikan orang lain. Intinya adalah tidak ada seorang pun di dunia ini yang memaksa Anda melakukan apa saja yang Anda tidak mau lakukan.

Anda Bukan Manusia Sempurna Berpikir bahwa Anda harus menyelesaikan pekerjaan sesempurna mungkin akan membawa Anda dalam kondisi mental tertekan. Akibatnya Anda mungkin akan malas memulainya. Anda harus bisa menerima bahwa Anda pun bisa berbuat salah dan tidak semua harus sempurna. Dalam konteks pekerjaan, Anda punya kesempatan untuk melakukan perbaikan berulang kali. Anda selalu bisa negosiasi dengan boss Anda untuk meminta waktu tambahan dengan alasan yang masuk akal. Mulai pekerjaan dari hal yang kecil dan sederhana, kemudian tingkatkan seiring dengan waktu. Berpikir bahwa pekerjaan harus diselesaikan secara sempurna akan membuat Anda memandang pekerjaan tersebut dari hal yang besar dan rumit. Saya harap tulisan ini berguna.

Kemalasan merupakan sesuatu yang normal dalam hidup Anda. Karena dia normal maka dia pun bisa diatasi. Tiga tips diatas bisa menjadi awal untuk berpikir dan bertindak berbeda dari biasanya sehingga Anda tidak menyia-nyiakan kesempatan yang datang hanya karena malas mengerjakannya. sedangkan anton sabowo dr bloggersemarang.com memberikan tips lain sebagai berikut : Jadi kita perlu untuk mengatasi kemalasan.

Berikut adalah Cara Ampuh Mengatasi Rasa Malas tips yang saya anggap berguna untuk mengatasi kemalasan:
1. Olah raga. Anda bisa merasa malas jika anda tidak memiliki energi yang cukup untuk melakukan aktivitas anda. Berolahraga adalah cara yang baik untuk meningkatkan tingkat energi anda sehingga anda merasa berenergi dan waspada sepanjang hari.
2. Istirahat yang cukup 
 Tidak memiliki cukup istirahat juga bisa membuat anda malas. Bagaimana anda merasa antusias jika anda mengantuk? Jadi pastikan bahwa anda memiliki istirahat yang baik.
3. Tetapkan batas waktu minimum untuk memulai
Hal yang paling sulit adalah untuk memulai – sisanya akan lebih mudah. Jadi tetapkan sedikit waktu, seperti 15 menit atau bahkan 5 menit, dan mulailah mengerjakan tugas sampai waktunya habis. Setelah itu, akan lebih mudah memutuskan untuk melanjutkan.
 4. Menciptakan rasa urgensi
Ini adalah salah satu cara yang paling efektif untuk mengalahkan kemalasan. Jika Anda memiliki rasa urgensi, maka akan lebih mudah untuk bangun dan melakukan apa yang perlu Anda lakukan. Salah satu cara untuk menciptakan rasa urgensi adalah dengan menetapkan tenggat waktu.
 5. Lihatlah pada manfaat
Salah satu alasan kita menjadi malas karena kita hanya melihat kesulitan dari tugas ke depan tanpa memikirkan manfaat yang akan kita dapatkan ketika kita menyelesaikannya. Jadi fokuskan pikiran anda pada manfaat bukan kesulitan.
 6. Menetapkan hadiah untuk diri sendiri
Jika manfaat terlalu jauh dicapai di masa depan, maka mungkin tidak cukup kuat untuk memotivasi anda untuk bertindak sekarang. Dalam kasus tersebut, anda dapat memberikan diri anda hadiah lebih cepat. Anda mungkin membiarkan diri anda untuk makan makanan favorit anda atau menonton bioskop sebagai hadiah anda telah menyelesaikan tugas.
7. Pikirkan tentang apa yang akan terjadi jika Anda tidak melakukannya
Sementara berpikir tentang manfaat yang dapat memotivasi Anda, pikirkan juga tentang kerugian jika anda tidak melakukan tugas-tugas tersebut. Apa konsekuensi jika anda tidak melakukan apa yang seharusnya anda lakukan?
 8. Cari partner Partner dapat memotivasi Anda untuk mengatasi kemalasan.
 Meskipun motivasi dari dalam diri adalah yang terbaik, kadang-kadang kita juga perlu motivasi dari luar.
9. Meminimalkan waktu idle (kosong)
Nyatakan tekad anda untuk meminimalkan waktu idle. Cobalah untuk melakukan sesuatu sesering mungkin. Jika Anda memiliki pola pikir ini, akan lebih mudah untuk mengatasi kemalasan.
10. Bagilah tugas menjadi bagian-bagian kecil
Kita bisa menjadi malas jika kita merasa kewalahan oleh skala tugas. Dalam kasus tersebut, membagi tugas menjadi bagian-bagian kecil yang lebih terkelola, dan kemudian tangani mereka satu per satu. Ingatlah prinsip cara makan seekor gajah adalah dengan cara melakukan satu gigitan kecil pada sekali waktu.
11. Putuskan apa tindakan selanjutnya
Kita mungkin menunda-nunda karena kita tidak yakin apa yang harus dilakukan selanjutnya. Jadi lihatlah pada tugas anda dan putuskan apa tindakan selanjutnya. Setelah anda tahu persis apa yang harus dilakukan, maka akan lebih mudah untuk memulai.
12. Melakukan satu hal pada sekali waktu .
Ini mungkin tampak jelas, tetapi kita bisa menjadi malas karena kita mencoba untuk melakukan lebih dari satu hal pada sekali waktu. Itu membuat kita merasa kewalahan. Jadi pilih melakukan hanya satu hal pada sekali waktu dan mengabaikan sisanya.
13. Tantang diri anda .
Buatlah tugas menjadi menyenangkan dengan mengubahnya menjadi sebuah tantangan. Misalkan : Dapatkah anda menyelesaikan tugas-tugas? Banyak orang bisa melakukannya, jadi mengapa tidak bisa Anda?
14. Tuliskan kemajuan Anda .
Anda akan lebih termotivasi jika anda dapat dengan mudah melihat efek dari kemalasan. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menuliskan kemajuan anda setiap hari. Beri tanda setiap kali anda menyelesaikan tugas. Kemalasan akan memberikan lembar kosong, dan anda dapat dengan mudah melihat betapa buruknya hal itu.
15. Melihat kemajuan orang lain
 Mengetahui seberapa jauh anda di belakang dibandingkan dengan orang lain juga bisa memotivasi anda. Lihatlah hal-hal baik pada orang lain tersebut, pada area mana bisa anda perbaiki, dan biarkan mereka menginspirasi anda.
16. Menyelaraskan diri dengan apa yang penting menurut anda
akan lebih mudah untuk mengatasi kemalasan jika anda melakukan sesuatu yang penting menurut anda. Anda akan memiliki kobaran api dalam diri yang membuat anda ingin bertindak. Jadi temukan sesuatu yang penting tersebut dan selaraskan diri sebanyak mungkin dengan hal itu.

KENAPA ORANG KAYA SEMAKIN KAYA

"Menunda Kesenangan dan Mengatasi Kemalasan" Kenapa orang kaya semakin kaya, karena begitu orang kaya penghasilannya bertambah besar, maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan). Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, mall yang disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang besar, beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll. dikutip dari kiriman Tung Desem Waringin

Selasa, 02 Oktober 2012

Senin, 01 Oktober 2012

permenpan no 16 tahun 2009 jabatan fungsional guru dan angka kreditnya

http://www.4shared.com/office/BcqRpoof/permenpan-no-16-th-2009-tentan.html Buku permenpan no 16 tahun 2009 tentang Jabatan fungsional Guru dan angka kreditnya  dapat di download pada link www.cilegon.go.id berikut ini.
 http://www.4shared.com/office/BcqRpoof/permenpan-no-16-th-2009-tentan.html


Rabu, 26 September 2012

Aku ingin menjadi LUAR BIASA !

Aku ingin menjadi LUAR BIASA ! Mata, pikiran dan hati selalu ingin melihat semuanya indah seperti yang kita impikan. Tetapi mengapa kenyataannya tidak seperti yang kita harapkan ? Anda tentu punya impian, harapan, keinginan atau cita - cita.Pertanyaanya, sudahkah semuanya menjadi kenyataan ? atau sudah berapa persenkah anda mewujudkannya ? Tulisan ini akan mengajak anda mendesain masa depan yang lebih baik. Namun sebelum melanjutkan membacanya , siapkan pensil dan buku untuk mencatat hal terpenting yang muncul. Siapkan pula pikiran, hati, ketulusan serta kejujuran anda menerima dalil - dalil di bawah ini : Pengakuan diri yang jujur merupakan kunci sukses pribadi anda Sebuah keberanian akan mengantar anda kejalan yang tepat Sikap mau belajar merupakan teman seperjalanan yang akan memberi penerangan Rendah hati adalah senjata untuk menghancurkan semua rintangan Setelah memahami dalil - dalil diatas, mari berlayar memahami diri anda, menemukan impian dan meraihnya.

 1. Cita - cita.
Pengenalan diri secara jujur merupakan sikap yang sangat bijaksana sebelum anda ingin menjadi luar biasa. Dengan begitu anda akan menemukan kelebihan dan kekurangan anda. " aku dan cita - citaku " adalah suatu bentuk keinginan paling mendalam dari setiap orang. Untuk mengenali diri anda sendiri maka anda harus set ulang apa sebenarnya cita - cita anda. Mau jadi apa saya dalam 3, 5, 10 tahun mendatang ? Orang - orang luar biasa selalu mencari lingkungan yang mendukung dirinya menjadi apa yang diimpikannya. Jika tidak menemukannya, mereka tidak pasrah ! Mereka justru menciptakan lingkungan sendiri. Silahkan introspeksi diri apakah cita - cita anda sejalan dan mendapatkan lingkungan yang sesuai. Jika tidak anda harus berani keluar dari jalan yang selama ini dijalani. Beranilah berputar haluan ! Lalu tatapkan cita - cita anda dan pegang teguh itu. Kenali diri anda dengan cita - cita anda.

2. Citra Diri.
Bagaimana cara anda memandang diri anda sendiri ? Apakah anda melihat diri anda sebagai sosok yang lemah, tak berdaya, penuh rasa rendah diri, apatis, egois, menyebalkan, minder, takut gagal atau sifat dan sikap negatif lainnya ? Citra diri yang baik merupakan syarat mutlak untuk anda menjadi manusia yang luar biasa. Jika selama ini anda pesimis pada diri sendiri,maka sudah waktunya mengubah diri menjadi optimis, berpenghargaan besar, berambisi, dan berani menghadapi tantangan dan resiko. Setiap pribadi layak untuk berhasil dan sukses. Setiap pribadi berhak menetapkan cita - citanya setinggi langit, berhak mendapatkan apa yang diinginkan. Selama anda merasa tidak layak, tidak mampu, itu berarti anda terlalu menghina diri anda sendiri. Anda sudah menginjak - injak diri sendiri. Sebab itu perbaiki cara melihat diri sendiri. Perbaiki citra diri anda.

3. Harga Diri.
 Perasaan diri sendiri atau berapa besar menyukai diri sendiri itu adalah sebuah harga diri. Pernahkah anda membayangkan jadi bintang film terkenal yang disanjung dan dihormati banyak orang ? Bukankah hati dan perasaan anda sangat luar biasa ? Bukankah itu sangat berpengaruh terhadap perasaan ? Bukankah kemudian anda semakin menyukai diri anda sendiri ? Itulah sebuah harga diri. Menyukai, bangga, dan menyayangi diri sendiri merupakan faktor terpenting untuk menjadi luar biasa. Orang lain tidak mungkin akan menghargai anda jika anda sendiri tidak pernah menghargai diri sendiri. Kalau anda memberikan nilai 10 pada diri anda maka orang lain pun akan memberikan nilai 10, bahkan lebih ! Sebaliknya jika anda sudah tidak menghargai diri sendiri, begitu murah menghargai diri sendiri, orang lain pun akan melakukan hal yang sama terhadap anda. Maka hargai diri anda setinggi - tingginya.

4. Menantang Diri Sendiri.
Anda tidak mungkin termotivasi setiap saat. Ada kalanya jika hidup terasa sulit sehingga motivasi hilang. Tetapi sebaliknya, jika perasaan anda sedang senang maka anda akan mendapatkan kembali api motivasi tersebut. Motivasi akan muncul jika berhubungan dengan nilai kehidupan, keinginan, kebutuhan dan ambisi. Motivasi juga akan timbul jika kita hendak bepergian, kehidupan terancam atau waktu menghadapi sebuah resiko. Maka, tatkala anda kehilangan motivasi, saatnya anda harus menantang diri sendiri. Ciptakan lagi motivasi yang terhilang tersebut. Bagaimana caranya ? lakukan cara ini : tetap antusias, penuhi diri dengan rasa ingin tahu, baca buku, dengar kaset motivasi, renungkan terus impian, bayangkan saat impian terwujud, sadari bahwa anda dalam proses perubahan, dan jangan berharap kehidupan jadi lebih mudah. Menantang diri sendiri berarti anda berani mengakui segala kelemahan dan kekurangan. Anda harus siap mengubahnya menjadi kekuatan dan kelebihan. Berani menantang diri anda sendiri berarti anda sudah masuk ke dalam dunia komitmen yang tertinggi dalam proses pencapaian kemenangan diri anda.

5. Mulai Bergerak.
Setelah mengetahui dengan pasti ke mana anda akan pergi, maka saatnya anda bergerak. Kesiapan sangatlah diperlukan dalam perjalanan anda menjadi manusia yang luar biasa. Maka hal - hal yang harus anda lakukan adalah : mengubah frustasi menjadi aksi. Sudah saatnya anda tinggalkan konsep - konsep, metode, cara - cara kerja dan kebiasaan lama. Ganti dengan yang baru. Saatnya anda bangkit, bangun dan sadar bahwa ternyata anda menjadi luar biasa jika anda mau dan bersedia membayar harganya. Apa yang harus anda perbuat ? Buat daftar sifat terbaik lalu buang sifat buruk. tetaplah bergairah, terus belajar mengembangkan potensi diri, kepribadian, tantangan lebih berani, selalu bicara positif, membuat prestasi lebih baik, selalu berhubungan dengan orang lain, selalu memotivasi diri setiap saat, dan memahami hukum panen. Jika anda menghendaki buah durian janganlah menanam biji jagung.

6. Menjadi Luar Biasa.
Setelah mengenali diri, berani menantang diri sendiri, mulai bergerak ke depan ke arah perbaikan, kemajuan, pengembangan diri yang positif, maka siap - siaplah menyongsong lahirnya diri anda sebagai manusia luar biasa. Jika sudah jadi manusia baru , siapkan " pakaian, sepatu, helm dan kendaraan yang baru ". Pakaian melambangkan cara, pola, kebiasaan hidup dan harga diri yang baru. Menjadi manusia luar biasa berarti cara berfikirpun harus disesuaikan, emosi dikontrol, perkataan dicermati, tindakan dikontrol. Sebagai manusia luar biasa anda seperti berdiri di bawah lampu sorot. Sepatu melambangkan langkah, tindakan dan keputusan anda. Maka selalu pertimbangkan dengan baik -baik dan hitung risikonya dengan tepat. Helm melambangkan pikiran, cara berfikir, cara belajar, memandang masalah dan cara memberi arti terhadap sesuatu hal. Berfikir terlebih dulu baru bertindak adalah cara yang benar yang dilakukan oleh orang - orang luar biasa. Kendaraan berati fasilitas yang dipergunakan untuk menuju ke masa depan yang anda inginkan. Kendaraan anda tidak lain adalah semangat anda.

7. Kemauan. Akhir kata,
kemauan dan pilihan adalah yang sangat menentukan apakah anda ingin tetap menjadi manusia yang biasa atau luar biasa. Tidak perduli anda siap dan dari mana, jika anda mau dan memilih untuk menjadi orang yang luar biasa anda pasti bisa. Tetapi jika anda tidak mau, maka hidup anda tidak akan pernah berubah. Jika anda tidak memilih, janganlah menyalahkan keadaan. Anda yang menentukan ke mana akan pergi, dengan siapa pergi, apa yang harus dibawa, berapa banyak bekal, kapan mau berangkat, jalan mana yang harus dilewati, semuanya tergantung pada pilihan dan keputusan anda sendiri. Menjadi luar biasa hanyalah salah satu pilihan yang dapat anda pilih dalam kehidupan anda. Anda pasti bisa jika anda menginginkannya. Salam sukses ! ( oleh : Bp. benyamin, Pemimpin Gemini Training Center ).

PERATURAN AKADEMIK SMK NEGERI 1 SALAM TAHUN 2012/2013

Kata Pengantar Daftar Isi Persyaratan minimal kehadiran siswa, Ketentuan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) per mata pelajaran; Ketentuan pelaksanaan penilaian (ulangan dan ujian termasuk sistem pengolahan hasil penilaian); Ketentuan pelaksanaan remedial dan pengayaan; Ketentuan kenaikan kelas; Ketentuan kelulusan; Ketentuan hak siswa dalam penggunaan fasilitas belajar (sarana dan prasarana sekolah), dan Ketentuan layanan konsultasi pada guru, wali kelas, dan konselor. Lampiran